Tour of Duty: TAIWAN (Day 4)

Yeah...
Akhirnya sampai di hari ke-4 alias hari terakhir berada di Taipei, Taiwan. Hari ini menunya adalah check out dari hotel, langsung menuju bandara dan terbang pulang ke Jakarta yang semrawut.

Pagi-pagi saya sudah ditelpon oleh Pak Stephen yang meminta kami untuk berkumpul di lobby  untuk check out jam 8.30 pagi. Ini untuk antisipasi karena bandaranya jauh dari pusat kota. 
Gerabak-gerubuk, sarapan sambil bawa tas (baru loh), kami berkumpul tepat jam 08.30 dan langsung naik taksi ke... jangan salah kami ke Bus Station dulu, karena kalo naik taksi ke bandara, itu namanya merelakan uang untuk oleh-oleh ke sopir taksi. Jarak dari hotel ke Bus Station dekat, sekitar 10 menit.
Di Bus Station kami langsung beli tiket bis express langsung ke Bandara yang nggak pake ngetem-ngetem. Ngantri di platform-nya pada rapi. Ketika bisnya datang, si sopir dan keneknya langsung meminta kami untuk meletakkan barang-barang bawaan ke bagasi bis yang disesuaikan dengan terminal keberangkatan kami. Karena kami di terminal 1, maka kami harus meletakkan barang-barang di bagasi pertama yang paling kanan. Bisnya nyaman dan bersih. Saya kira perjalanannya sebentar, ternyata saya sampai ketiduran dan bangun lagi tapi tetep nggak sampai-sampai. Pas saya tanya ke rekan saya, baru saya tahu bahwa perjalanan ke bandara hampir 1 jam!!.. Pantas kami harus buru-buru check out dari hotel.

Siap-siap belanja di Bandara



 
Baru aja lewat imigrasi, udah langsung foto-foto

Sesampai di bandara, langsung check in di counter China Airlines dan dapat pemberitahuan bahwa kami akan transit di Hong Kong. Halah.. bakalan lama deh sampai Jakarta. Setelah barang-barang masuk, mulai deh saya dan teman-teman hunting souvenir lagi. Ngabis-ngabisin NTD deh. Trus Pak Stephen dengan kalemnya ngomong kalo lebih baik belanjanya setelah lewat imigrasi karena di sana lebih banyak toko. Bener juga, setelah melewati imigrasi dan disempetin foto-foto dulu di bandara, kami pun mulai kalap belanja lagi. Ada yang cari jam di toko Duty Free, ada yang ke toko elektronik untuk tanya-tanya kamera, ada yang cari souvenir seperti gantungan kunci, fridge magnet dan pembatas buku (ini saya). Sampai-sampai saya dan Eva harus ke money changer lagi biar bisa belanja. Setelah capek kami sempatkan untuk makan dulu. Nah pas makan, Bang Jur sempat ada miskom dengna pelayannya sehingga pesanan orange juice-nya nggak datang-datang. Eh, tiba-tiba pelayannya datang lagi sambil bawa 2 gelas besar Taiwan Beer dan memberika ke kami. "It was our mistakes, please receive this as compliment," gitu kata pelayannya. Kami bengong liat gelas sebesar itu. Dua lagi, siapa yang mau ngabisin cobaaa??? Upsss ada juga sih yang ngabisisn hehehe.

Taiwan Beer..!  
 
Waktu untuk masuk ruang tunggu/boarding room 15 menit lagi, saya tertarik untuk beli jam di toko Duty Free. Langsung lari bersama Eva dan pilih-pilih barang lagi. Akhirnya dapat deh, jam Swatch yang harganya beda 300rb perak dengan di Jakarta. Lumayan...

Di dalam pesawat, seperti biasa saya dan rekan-rekan minta botol minuman untuk di-refill dengan air putih. Ketika pramugari menawarkan makanan dengan PDnya saya minta yang ayam, eh trus dia ngomong,"So sorry in this flight to Hong Kong we only give pork. But you can choose another menu while you're in the flight from Hong Kong to Jakarta." Halaaahhhh.. terpaksa lah saya ambil juga makanannya dan saya kasih ke Eva yang langsung dibarter dengan roti. Hikssss.